Saat Anda melangkah ke alam, baik di danau yang berkilauan maupun di bayangan rumah tua yang bernoda, Anda akan menjumpai kehidupan hijau.Ada lebih dari 500.000 spesies tumbuhan hijau yang dikenal di biosfer. Bentuk dan lingkungan hidupnya beragam, dan dapat dikelompokkan menjadi empat divisi utama: Alga, Lumut, Paku, dan Tumbuhan Berbiji.
1. Dari Lapisan Lumut ke Tanaman Indikator: Seni Adaptasi
Lapisan hijau di dinding akuarium terdiri dari alga sederhana. Mereka tidak memiliki diferensiasi akar, batang, dan daun; seluruh tubuhnya dapat menyerap air. Sementara itu, "karpet hijau" di sudut dinding adalah lumut. Meskipun kecil, mereka memiliki ciri fisiologis yang sensitif. Karena daunnya hanya setebal satu sel, mereka sangat sensitif terhadap gas beracun, sehingga sering digunakan sebagaitanaman indikator.
2. Bahtera Kehidupan: Biji dan Embrio
Untuk bertahan hidup di daratan yang tidak menentu, tumbuhan berevolusi menghasilkan biji.Embrio adalah calon individu tumbuhan baru, yang berisi semua cetak biru untuk kehidupan yang akan tumbuh. Dalam mempelajari tumbuhan tingkat tinggi, kami menemukan:Tumbuhan yang embrio bijinya memiliki dua kotiledon disebut tumbuhan dikotil.